Kala Sima Prawata
Pusaka batin sepuh dari tanah tatar Sunda buhun yang dahulunya disimpan sebagai pegangan rahasia para panglima perang untuk memancarkan aura wibawa tingkat tinggi serta menundukkan mental lawan maupun pasangan yang keras kepala. Riwayat para sesepuh masa lalu mengisahkan bahwa amalan ini menggunakan getaran gaib dari bayangan harimau siluman putih untuk menguasai kesadaran bawah sadar target secara mutlak. Kekuatan dari lelaku ini sangat ditakuti karena mampu merobohkan benteng keangkuhan seseorang dalam waktu singkat tanpa meninggalkan jejak negatif bagi pengamalnya.
Pengalaman nyata dari para pengamal sebelumnya mencatatkan hasil yang sangat dahsyat dalam menaklukkan pasangan yang sombong, menolak diajak bicara, atau berniat meninggalkan rumah secara sepihak. Seorang pengguna di wilayah pedesaan Pasundan pernah menceritakan keberhasilannya saat menarik kembali kekasihnya yang sudah berbulan-bulan memutus seluruh kontak, hingga akhirnya target datang bersimpuh dengan penuh rasa takut kehilangan dan rindu yang membara. Keunggulan mutlak dari Kala Sima Prawata terletak pada kemampuannya mengunci mati kesetiaan target serta memancarkan daya pikat wibawa yang membuat siapapun merasa segan sekaligus terpikat.
Kala Sima Prawata
Ilmu pengasihan tingkat tinggi beraliran Sunda buhun dan kejawen yang difokuskan khusus untuk menundukkan sukma target secara paksa, merontokkan ego, serta mengunci kesetiaan mati.
Tuah:
Menundukkan kesadaran, mental, dan sukma target secara mutlak dari jarak jauh maupun dekat agar tunduk patuh pada pengamal
Memancarkan wibawa dan karisma harimau putih yang membuat wajah pengamal tampak sangat berwibawa, disegani, dan mempesona
Mengunci rapat rasa cinta dan kesetiaan pasangan agar tidak akan pernah bisa berpaling atau tergoda oleh rayuan siapapun selamanya
Membalikkan rasa benci, kemarahan yang meluap-luap, atau sumpah serapah menjadi gelombang rindu separuh nyawa
Menetralisir dan menghancurkan segala bentuk pagar gaib atau pelet kiriman orang lain yang melindungi diri target
