Manggala Raga Pamedot Jiwa
Ilmu pengeretan paling wingit dan keramat warisan leluhur tatar Pasundan buhun yang dahulu disimpan rapat di pedalaman tanah Sunda untuk merampas kesadaran finansial para hartawan secara batiniah. Riwayat para sesepuh masa lalu mengisahkan bahwa amalan ini menggunakan getaran energi angin malam dan deru air sungai purba, dirancang khusus untuk mengoyak benteng logika orang kaya yang paling kikir sekalipun agar bertekuk lutut. Kekuatan dari lelaku ini bekerja layaknya gelombang tak kasat mata yang menghantam sukma target, membuat yang bersangkutan mengalami gelisah parah dan dorongan batin yang tidak terbendung untuk segera menyerahkan harta kekayaannya kepada pengamal.
Pengalaman nyata dari para pengamal sebelumnya mencatatkan keberhasilan yang luar biasa dalam menundukkan para pemilik modal di tanah Pasundan yang semula sangat sombong dan perhitungan. Seorang pengguna di wilayah pedesaan Jawa Barat pernah menceritakan pengalamannya menggunakan ilmu pengeretan tersebut, di mana sang target mendadak melunak, datang bersimpuh sambil membawa dokumen berharga, dan menyerahkan sebagian asetnya tanpa bisa menolak. Keunggulan mutlak dari Manggala Raga Pamedot Jiwa terletak pada kehalusan energinya yang bekerja secara senyap namun mematikan pertahanan finansial target secara total.
Manggala Raga Pamedot Jiwa
Ilmu pengeretan tingkat tinggi paling wingit warisan tatar Pasundan buhun yang difokuskan khusus untuk merontokkan pertahanan harta target, menguasai kesadaran finansial, serta menguras kekayaan secara gaib.
Tuah:
Melumpuhkan akal sehat dan watak pelit seseorang secara paksa agar tunduk serta menyerahkan sebagian harta benda kepada pengamal
Menguras kekayaan target dari jarak jauh maupun dekat agar aliran materi senantiasa berpihak kepada pengamal
Mengunci rapat kesetiaan materi dari target agar tidak bisa lepas atau beralih ke lain pihak selamanya
Menetralisir dan menghancurkan segala bentuk pagar gaib atau perlindungan harta yang melindungi diri target
Memancarkan wibawa dan daya pikat mahatinggi yang membuat pengamal disegani serta ditakuti oleh para hartawan
